4 Buah Pantangan Asam Urat yang Harus Dihindari Pengidap

Buah pantangan asam urat perlu dikenali oleh setiap pengidap gout untuk mencegah kambuhnya serangan nyeri sendi yang menyiksa. Gout atau asam urat merupakan bentuk radang sendi yang terjadi karena penumpukan kristal urat akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Gejalanya meliputi pembengkakan, rasa panas, kemerahan, dan nyeri tajam, biasanya menyerang sendi jempol kaki.
Menurut Mayo Clinic dan pakar gizi Nidhi S (dilansir Hindustan Times dan Liputan6, 6 Agustus 2025), fruktosa—gula alami yang banyak terdapat dalam buah-buahan—dapat memperparah kondisi asam urat karena merangsang produksi asam urat. Selain makanan laut, jeroan, dan alkohol, beberapa buah juga masuk kategori makanan tinggi fruktosa atau purin yang perlu dihindari.
Berikut ini adalah 4 buah pantangan asam urat yang sebaiknya tidak dikonsumsi:
1. Kismis Emas (Golden Raisin)
Kismis emas dibuat dari anggur yang mengandung purin tinggi. Buah kering ini menjadi musuh bagi penderita asam urat karena bisa meningkatkan kadar asam urat secara signifikan. Konsumsi rutin kismis dapat memperparah peradangan dan mempercepat kambuhnya nyeri sendi.
Tips: Hindari semua bentuk buah kering tinggi purin, seperti anggur kering dan aprikot kering.
2. Apel
Meski dikenal sehat, apel mengandung fruktosa dalam kadar yang cukup tinggi. Fruktosa berperan besar dalam meningkatkan produksi asam urat di dalam tubuh. Konsumsi apel berlebihan bisa memicu serangan gout, terutama jika dikonsumsi bersama buah manis lainnya. Membuat buah yang seharusnya sehat untuk dikonsumsi ini menjadi buah pantangan asam urat.
Saran: Jika tetap ingin makan apel, batasi porsinya dan pilih apel hijau yang cenderung lebih rendah gula.
3. Kurma
Kurma memang rendah purin, tapi mengandung fruktosa sangat tinggi. Mengonsumsi kurma secara rutin bisa mengacaukan keseimbangan asam urat dalam darah, apalagi jika pengidap juga memiliki gangguan metabolisme lain seperti diabetes atau obesitas.
Alternatif: Buah rendah fruktosa seperti stroberi atau semangka lebih cocok untuk camilan sehat penderita asam urat.
4. Sawo
Sawo termasuk buah lokal yang tinggi fruktosa. Konsumsi sawo terlalu sering bisa memperburuk kondisi penderita gout karena mendorong peningkatan produksi asam urat. Rasa manisnya menandakan kandungan gula alami yang tinggi, sehingga harus dihindari.
Pilihlah buah-buahan dengan rasa manis ringan dan kadar air tinggi seperti pir atau melon.
Kenapa Buah Bisa Memicu Asam Urat?
Banyak orang tidak menyangka bahwa buah bisa masuk daftar pantangan makanan untuk pengidap asam urat. Ini terjadi karena sebagian besar buah mengandung fruktosa yang jika dikonsumsi berlebihan dapat mengganggu sistem metabolisme purin.
Fruktosa meningkatkan aktivitas enzim yang menghasilkan asam urat sebagai produk sampingan. Ketika ginjal tidak mampu mengeluarkan kelebihan asam urat, maka terbentuklah kristal urat yang menyebabkan peradangan.
Buah yang Aman untuk Pengidap Asam Urat
Tidak semua buah berbahaya. Ada beberapa buah yang justru bermanfaat untuk mengontrol kadar asam urat:
- Ceri: Mengandung anthocyanin yang bersifat anti-inflamasi dan membantu menurunkan kadar asam urat.
- Pisang: Rendah purin dan fruktosa, mudah dicerna.
- Semangka: Mengandung banyak air, membantu menghidrasi dan memperlancar ekskresi asam urat.
- Jeruk Bali: Vitamin C tinggi membantu menurunkan kadar asam urat secara alami.
Catatan: Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk penyesuaian menu buah harian.
Cara Mencegah Kambuhnya Asam Urat
Selain menghindari buah pantangan asam urat, berikut beberapa tips pencegahan:
- Minum air putih minimal 2 liter per hari.
- Hindari alkohol dan minuman manis berpemanis buatan.
- Jaga berat badan ideal.
- Kurangi konsumsi daging merah dan seafood.
- Rutin cek kadar asam urat, terutama jika memiliki riwayat keluarga.
Kesimpulan
Menghindari buah pantangan asam urat seperti kismis emas, apel, kurma, dan sawo merupakan langkah penting bagi penderita untuk menghindari serangan gout yang menyiksa. Meskipun buah identik dengan makanan sehat, penderita gout harus lebih selektif dalam memilih jenis buah yang aman. Kombinasikan dengan gaya hidup sehat, hidrasi cukup, serta pengawasan medis untuk menjaga kualitas hidup yang lebih baik tanpa rasa nyeri sendi dan selalu waspada saat mengkonsumsi buah pantangan asam urat.
Penting bagi pengidap asam urat untuk selalu membaca label nutrisi, terutama saat membeli jus buah kemasan atau makanan olahan berbasis buah. Banyak produk mengandung pemanis tambahan yang bisa memperparah kadar asam urat. Memilih buah segar dengan kandungan gula rendah jauh lebih aman untuk dikonsumsi sehari-hari.