Deteksi dini tumor payudara

Deteksi Dini Tumor Payudara: 10 Gejala Awal dan Cara Pencegahannya

Deteksi Dini Tumor Payudara: 10 Gejala Awal yang Harus Diwaspadai

Deteksi dini tumor payudara

Tumor payudara, baik jinak maupun ganas, merupakan kondisi yang memerlukan perhatian serius. Deteksi dini tumor payudara menjadi kunci utama dalam meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi risiko komplikasi. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), kasus kanker payudara di Indonesia meningkat 8,6% per tahun, dengan 70% pasien terdeteksi pada stadium lanjut.

Artikel ini akan membahas 10 gejala awal tumor payudara, faktor risiko, serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

1. Benjolan yang Tidak Normal

Salah satu gejala tumor payudara yang paling umum adalah munculnya benjolan baru. Berbeda dengan benjolan fibroadenoma (jinak), tumor ganas biasanya:

  • Terasa keras dan tidak bergerak saat ditekan.
  • Tidak hilang setelah menstruasi.
  • Bisa disertai nyeri atau tidak.

Tips: Lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) setiap bulan setelah menstruasi.

2. Perubahan Tekstur Kulit

Kulit payudara yang tiba-tiba berkerut, bergelombang, atau seperti kulit jeruk bisa menjadi tanda kanker payudara inflamasi.

3. Perubahan Bentuk atau Ukuran Payudara

Jika salah satu payudara membesar atau mengecil tanpa sebab jelas, segera periksakan ke dokter.

4. Puting Masuk ke Dalam atau Keluar Cairan

  • Puting tertarik ke dalam (retraksi).
  • Keluarnya cairan (darah/nanah) tanpa disengaja.

5. Nyeri yang Tidak Kunjung Hilang

Nyeri payudara yang terus-menerus dan tidak terkait siklus menstruasi patut diwaspadai.

6. Pembengkakan di Ketiak atau Sekitar Payudara

Kelenjar getah bening yang membesar di area ketiak bisa mengindikasikan penyebaran sel kanker.

7. Perubahan Warna Kulit

Kulit payudara yang memerah, bersisik, atau mengelupas tanpa sebab jelas perlu diperiksa.

8. Pembuluh Darah yang Terlihat Jelas

Jika pembuluh darah di payudara tiba-tiba menonjol, bisa jadi tanda pertumbuhan tumor.

9. Penurunan Berat Badan Drastis

Tanpa diet, penurunan berat badan lebih dari 5 kg dalam sebulan bisa terkait kanker.

10. Kelelahan Ekstrem

Rasa lelah yang tidak hilang meski sudah istirahat cukup bisa menjadi gejala sistemik kanker.

Faktor Risiko Tumor Payudara

  • Genetik (Riwayat keluarga).
  • Usia (Risiko meningkat di atas 40 tahun).
  • Gaya hidup (Obesitas, merokok, alkohol).
  • Paparan hormon estrogen jangka panjang.

Langkah Pencegahan

  1. Rutin SADARI dan SADANIS (Pemeriksaan klinis).
  2. Mammografi setiap 2 tahun (untuk wanita 40+).
  3. Hindari rokok dan alkohol.
  4. Olahraga teratur & pola makan sehat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika menemukan 1 atau lebih gejala tumor payudara di atas, segera konsultasi ke spesialis onkologi untuk pemeriksaan USG, mammografi, atau biopsi.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *